Makna Sholawat Ilahi Las Tulil Firdausi
Asslammu'alaikum, hai semua semoga kalian sehat wal'afiat. Aamiin.
Saat ini aku mau ngebahas MAKNA SHOLAWAT ILAHI LASTU LIL FIRDAUSI. Pasti kalian udah pernah denger sholawat ini, atau sering membacanya, atau hanya mendengar sekilas. Kalian yang sering membacanya tapi belum tau maknanya pokoknya harus baca ini. Agar kalian tau apa maksud yang terkandung dari sholawat tersebut.
Lafal dan Artinya:
إلهی لست للفردوس أهلا
Ilaahii lastu lilfirdausi ahlaan
Duh Gusti.. tidak layak aku masuk ke dalam surga-Mu
ولا أقوی علی نار الجحيم
Wa laa aqwaa ‘alaa naaril jahiimi
Tetapi hamba tiada kuat menerima siksa neraka-Mu
فهب لی توبة واغفر ذنوبی
Fahab lii taubatan waghfir dzunuubii
Maka ku memohon taubat dan mohon ampun atas dosaku.
فإنك غافر الذنب العظيم
Fa-innaka ghoofirudz-dzanbil ‘adhiimi
Sesungguhnya Engkau Maha Pengampun atas dosa-dosa..
ذنوبی مثل اعداد الرمال
Dzunuubii mitslu a’daadir-rimaali
Dosa-dosaku seperti butiran pasir di pantai,
فهب لی توبة ياذا الجلال
Fahablii taubatan yaa dzal jalaali
Maka anugerahilah hamba taubat, wahai Yang Memiliki Keagungan
وعمری ناقص فی کل يوم
Wa ‘umrii naaqishun fii kulli yaumin
Dan umur hamba berkurang setiap hari,
وذنبی زائد گيف احتمال
Wa dzanbii zaa-idun kaifa-htimaali
Sementara dosa-dosa hamba selalu bertambah, apalah dayaku
إلهی عبدك العاصی اتاك مقرا بالذنوب وقد دعاك
Ilaahii ‘abdukal ‘aashii ataaka Muqirron bidz-dzunuubi wa qod da’aaka
Duh Gusti.. hamba-Mu penuh maksiat, Datang kepada-Mu bersimpuh memohon ampunan,
فإن تغفر فأنت لذاك اهل
Fa-in taghfir fa-anta lidzaaka ahlun
Jika Engkau ampuni memang Engkau adalah Pemilik Ampunan,
فإن تطرد فمن يرجو سواك
Fa-in tathrud faman yarjuu siwaaka
Tetapi jika Engkau tolak maka kepada siapa lagi aku berharap?
Intinya (menurut aku): Kita adalah manusia yang penuh dosa, dosa kita bagaikan pasir yang ada dipantai yang artinya tidak terhitung. Sebetulnya kita tidak sanggup masuk ke nerakanya ALLAH karena siksa disana sangat pedih, namun kita juga tidak pantas masuk ke dalam syurga ALLAH karena kita manusia yang berlumur dosa. Kita menikmati hidup ini tanpa tau umur kita sebenarnya berkurang hari demi hari, tapi dosa kita selalu bertambah. Maka dari itu memohonlah ampunan kepada ALLAH SWT. Seharusnya kita malu, kita datang kepada ALLAH penuh dengan dosa, kita juga tidak boleh berburuk sangka jika tidak diampuni oleh ALLAH, DIA Maha Pengampun tapi jika kita tidak memohon ampun kepada ALLAH, kepada siapa lagi kita berharap?
Marilah kita sama sama memohon ampunannya, semoga dengan adanya blog ini semua yang membaca bisa ingat dengan dosa dosanya dan kembali memohon ampunan hanya kepada ALLAH SWT. Aamiin
Saat ini aku mau ngebahas MAKNA SHOLAWAT ILAHI LASTU LIL FIRDAUSI. Pasti kalian udah pernah denger sholawat ini, atau sering membacanya, atau hanya mendengar sekilas. Kalian yang sering membacanya tapi belum tau maknanya pokoknya harus baca ini. Agar kalian tau apa maksud yang terkandung dari sholawat tersebut.
Lafal dan Artinya:
إلهی لست للفردوس أهلا
Ilaahii lastu lilfirdausi ahlaan
Duh Gusti.. tidak layak aku masuk ke dalam surga-Mu
ولا أقوی علی نار الجحيم
Wa laa aqwaa ‘alaa naaril jahiimi
Tetapi hamba tiada kuat menerima siksa neraka-Mu
فهب لی توبة واغفر ذنوبی
Fahab lii taubatan waghfir dzunuubii
Maka ku memohon taubat dan mohon ampun atas dosaku.
فإنك غافر الذنب العظيم
Fa-innaka ghoofirudz-dzanbil ‘adhiimi
Sesungguhnya Engkau Maha Pengampun atas dosa-dosa..
ذنوبی مثل اعداد الرمال
Dzunuubii mitslu a’daadir-rimaali
Dosa-dosaku seperti butiran pasir di pantai,
فهب لی توبة ياذا الجلال
Fahablii taubatan yaa dzal jalaali
Maka anugerahilah hamba taubat, wahai Yang Memiliki Keagungan
وعمری ناقص فی کل يوم
Wa ‘umrii naaqishun fii kulli yaumin
Dan umur hamba berkurang setiap hari,
وذنبی زائد گيف احتمال
Wa dzanbii zaa-idun kaifa-htimaali
Sementara dosa-dosa hamba selalu bertambah, apalah dayaku
إلهی عبدك العاصی اتاك مقرا بالذنوب وقد دعاك
Ilaahii ‘abdukal ‘aashii ataaka Muqirron bidz-dzunuubi wa qod da’aaka
Duh Gusti.. hamba-Mu penuh maksiat, Datang kepada-Mu bersimpuh memohon ampunan,
فإن تغفر فأنت لذاك اهل
Fa-in taghfir fa-anta lidzaaka ahlun
Jika Engkau ampuni memang Engkau adalah Pemilik Ampunan,
فإن تطرد فمن يرجو سواك
Fa-in tathrud faman yarjuu siwaaka
Tetapi jika Engkau tolak maka kepada siapa lagi aku berharap?
Intinya (menurut aku): Kita adalah manusia yang penuh dosa, dosa kita bagaikan pasir yang ada dipantai yang artinya tidak terhitung. Sebetulnya kita tidak sanggup masuk ke nerakanya ALLAH karena siksa disana sangat pedih, namun kita juga tidak pantas masuk ke dalam syurga ALLAH karena kita manusia yang berlumur dosa. Kita menikmati hidup ini tanpa tau umur kita sebenarnya berkurang hari demi hari, tapi dosa kita selalu bertambah. Maka dari itu memohonlah ampunan kepada ALLAH SWT. Seharusnya kita malu, kita datang kepada ALLAH penuh dengan dosa, kita juga tidak boleh berburuk sangka jika tidak diampuni oleh ALLAH, DIA Maha Pengampun tapi jika kita tidak memohon ampun kepada ALLAH, kepada siapa lagi kita berharap?
Marilah kita sama sama memohon ampunannya, semoga dengan adanya blog ini semua yang membaca bisa ingat dengan dosa dosanya dan kembali memohon ampunan hanya kepada ALLAH SWT. Aamiin
Komentar
Posting Komentar